ANEKA PERISTIWA
DPR DESAK POLISI SERIUS TANGANI KASUS KEKERASAN SEKSUAL
Senin, 21 Januari 2013

DPR Desak Polisi Serius Tangani Kasus Kekerasan Seksual

"Meminta Polri untuk tangani serius pelanggaran hukum dan merupakan tindakan biadab. Siapa pun pelakunya hukum harus ditegakan."

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Indra, menyesalkan aksi kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh S (50 tahun), ayah kandung korban RI (10 tahun) yang meninggal beberapa waktu lalu. Dia mendesak kepolisian mengusut kasus kejahatan biadab meskipun pelaku adalah ayah korban sendiri.

"Tentunya penyidik polri harus tetap melanjutkan kasus ini," kata Indra saat dihubungi Gresnews.com, di Jakarta Senin (21/1)

Kepada kepolisian, Sekretaris FPKS ini meminta agar serius dalam mengusut kejahatan seksual yang mengakibatkan meninggalnya bocah berumur 10 tersebut. Lebih lanjut dia menilai jika kekerasan seksual yang menimpa almarhum RI tersebut merupakan tindakan yang sangat biadab. Sehingga dia minta agar tidak pandang

bulu dalam mengusut kasus itu, meskipun yang diduga pelaku adalah ayah korban sendiri.

"Meminta Polri untuk tangani serius pelanggaran hukum dan merupakan tindakan biadab. Siapa pun pelakunya hukum harus ditegakan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Kepolisian Resor Jakarta Timur telah menetapkan ayah korban sendiri, berinisial S, (55 tahun) sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap bocah RI, 10 tahun. Ayah korban S kepada polisi sudah mengakui perbuatannya. Menurut S dirinya melakukan perbuatan bejatnya dua kali yaitu pertama, terhadap alat kelamin RI, 16 Oktober 2012, saat ibu korban dirawat di RS dan kedua, dengan anal seks, di rumah yang sama pada 19 Oktober 2012 pukul 11.30 sebelum korban berangkat sekolah. RI meninggal pada Minggu, 6 Januari.

Sumber: gresnews.com

BERITA ANEKA PERISTIWA LAINNYA
Lihat Berita Lainnya »