Tahanan Poltabes Mengaku Idap HIV
Senin, 8 Februari 2010 | 21:50 WITA
SAMARINDA – Salah seorang tahanan Poltabes Samarinda,
Ali Gusman, mengaku terkena penyakit menular mematikan, HIV AIDS.
Pengakuan itu membuat heboh penghuni tahanan yang lain merasa ketakutan
terjangkit penyakit tersebut, Senin (8/2).
Polisi yang mengetahui kejadian ini, segera membawa Ali ke Rumah Sakit
Umum AW Sjahranie untuk pemeriksaan medis. Ia dikawal ketat dua anggota
polisi. Usai pemeriksaan, Ali dikembalikan ke ruang tahanan dengan
tempat yang terpisah dari penghuninya.
Dari hasil pemeriksaan medis, belum bisa diketahui pasti Ali terjangkit
atau tidak virus HIV AIDS. Ia yang ditahan polisi karena kasus
pencurian kaca spion sebanyak satu dus, pada pekan lalu, diketahui
hanya mempunyai penyakit gangguan paru-paru. Ali juga pernah bekerja
sebagai petugas keamanan di sebuah rumah sakit di Samarinda.
"Kami melakukan pemeriksaan dahulu tahanan ke rumah sakit. Apakah
pengakuannya mengidap penyakit menular atau tidak. Sementara ini, ia
ditahan dalam ruangan terpisah dengan penghuni tahanan lainnya," kata
salah satu anggota polisi yang piket melaksanakan tugas pelayanan di
Poltabes Samarinda.
Sementara itu, dikonfirmasi mengenai adanya tahanan polisi diperiksa
tes HIV AIDS di rumah sakit, Humas RS AW Sjahranie dr Nurliana Adriati
Noor menjelaskan pihaknya belum mengetahui adanya pemeriksaan pasien di
conselling penanganan khusus penyakit HIV AIDS pada hari kemarin.
"Saya tidak tahu itu (pemeriksaan pasien diduga idap HIV AIDS, red) dan
tidak bisa berkomentar. Adapun hasil pemeriksaan seseorang mengidap HIV
AIDS di rumah sakit ini rahasia dan hanya diketahui pihak pasien saja,
sedangkan saya tidak berhak memberitahu," katanya.
Lebih jauh, dr Nana, membenarkan seseorang atas nama Ali Gusman memang
pernah bekerja menjadi petugas keamanan di rumah sakit. "Namun tidak
bisa secara aktif bekerja karena penyakit gangguan paru-paru, akhirnya
ia berhenti," katanya.
(min)( ngutip : tribun kaltim )