Senin, 8 Februari 2010,
Presiden:
Polri Wajib Melindungi dan Melayani Masyarakat
PresidenSBY saat menyampaikan sambutan pembukaan Rapim Polri 2010 di MabesPolri, Jakarta, Senin (8/2) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Saat ini Indonesia sedang mencari keseimbangan antara kebebasan
(freedom) dan kepatuhan hukum
(rules of law).Di sinilah peran penting Polri. Presiden Susilo Bambang Yudhoyonomeminta Polri terus meningkatkan proteksi terhadap masyarakat."Kepolisian dengan segala jajarannya wajib melindungi, mengayomi, danmelayani masyarakat dalam konteks seperti ini,” kata Presiden SBY dalamsambutan pembukaan Rapim Polri di Mabes Polri, jalan Trunojoyo, JakartaSelatan, Senin (8/2) pagi.
Sebelumnya, Presiden menegaskan bahwa menurutt konstitusi peran dantugas pokok Polri sama dengan TNI. Ada tiga peran Polri. Pertama,menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
(law and order). Kedua, memerangi kejahatan
(fighting crimes). Ketiga, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
”Polri menjadi pemeran dan komponen penting dalam pembangunan limatahun mendatang, perlunya terus membangun kemitraan dengan pihak-pihakyang berkaitan dengan tugas-tugas kepolisian serta memantapkankepercayaan masyarakat karena
people trust ini sangat penting,” Presiden mengingatkan.
SBY juga memberikan enam instruksi untuk jajaran Polri. Pertama, terusmelakukan konsolidasi, reformasi dan meningkatkan kinerja kepolisian.”Bahwa meningkatkan kinerja ini harus dimaknai dengan
never ending goals,tidak pernah berakhir, harus terus menjaga dan meningkatkankenirjanya,” kata Presiden SBY. Kedua, menjalankan tugas secaraprofesional sesuai UUD, UU, dan peraturan yang berlaku.
Ketiga, melaksanakan keamanan dan ketertiban masyarakat,
public order.Keempat, terus menegakkan hukum dan memerangi kejahatan, termasukkejahatan trans-nasional, narkotika dan terorisme. ”Negara manapunselalu memerlukan stabilitas agar ekonominya tumbuh dengan baik, agarkehidupan msyarakatnya juga berjalan dengan baik,” ujar SBY.
Kelima, meningkatkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat. “Saya ingin semuanya harus menjadi
permanent quick wins.Pelayanan harus benar-benar makin baik, makin cepat, makin mudah, makinmurah,” Presiden SBY menegaskan. “Kalau perlu menjemput bola,
to reach the unreached,” SBY menambahkan.
Keenam, menjaga norma, etika, dan perilaku yang menunjukkan sikap kaumprofesional yang terikat dengan kode etik, sumpah dan perilaku yangdapat dijadikan contoh
(rules model).“Oleh karena itu sebagai kaum profesional, saya minta jaga, tegakkan,dan jalankan etika dan perilaku seperti itu. Perwira Polri harusmemberi dan menjadi contoh,” Presiden menandaskan.
Di akhir sambutannya, Presiden mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih terhadap Polri yang telah berhasil membongkar sindikat narkotikadan terorisme di tanah air. (yun)( ngutip : presidenri go.id )