RAGAM INFO
TAK ADA HALANGAN UNTUK POLWAN
Minggu, 1 September 2013

Brigjen Basaria: Tak Ada Halangan untuk Polwan

Brigjen Basaria: Tak Ada Halangan untuk Polwan

Brigjen Pol. Basaria Panjaitan. Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai posisi sudah pernah dilalui Brigjen Basaria Panjaitan. Kini dia menjadi widyaiswara di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri di Lembang, Jawa Barat.  Basaria meneruskan tradisi jenderal polwan di negeri ini, yang sudah dimulai oleh Brigjen Jeanie Mandagi dan Brigjen Rumiah.

Tak ada halangan untuk polwan berprestasi di Polri, kata Basaria, Jumat 30 Agustus 2013. Sepanjang dia selalu bersungguh-sungguh menjalankan tugas dimanapun ditempatkan, katanya lagi. Dia membantah ada dominasi patriarkhi dalam tubuh Polri yang menghalangi para polwan mencapai posisi tertinggi.

Perempuan kelahiran Pemantang Siantar, Sumatera Utara, 20 Desember 1957 ini memulai karir kepolisiannya pada 1984. Ketika itu, Basaria baru lulus Fakultas Hukum Universitas Jayabaya. Saya masuk polisi karena ingin langsung bekerja saja, katanya sambil tertawa.   Orangtua dan tujuh kakaknya tak ada yang jadi polisi.

Basaria masuk Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi dan ditempat di sana. Lulus sebagai Polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di reserse narkoba Polda Bali.  

Dari sana, Basaria malang melintang di berbagai pos penugasan. Dia pernah menjadi Kepala Biro Logistik Polri, Kasatnarkoba di Polda NTT dan menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau. Dari Batam, Basaria ditarik ke Mabes Polri, menjadi penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim. Karir saya kebanyakkan memang di reserse, katanya.

Basaria mengaku sering berbagi pendapat dengan para polwan baru, mendorong mereka untuk terus berprestasi tanpa memandang diri sendiri berbeda. Menjadi wanita itu bukan halangan untuk meraih puncak prestasi," tuturnya.

HADRIANI P

BERITA RAGAM INFO LAINNYA
Selasa, 21 Oktober 2014
Selasa, 21 Oktober 2014
Lihat Berita Lainnya »