SEKILAS KRIMINALITAS
OKNUM PEDES GARONG MOTOR
Sabtu, 23 Februari 2013

Oknum Perdes Garong Motor


Danar Widiyanto | Sabtu, 23 Februari 2013 | 13:11 WIB |

Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi dan dua tersangka garong motor (Foto: Said Masykuri)

SRAGEN (KRjogja.com) - Jajaran Polres Sragen berhasil membongkar sindikat perampasan sepeda motor yang mengaku sebagai anggota kepolisian. Dua pelaku anggota komplotan berhasil dibekuk, sementara empat pelaku lain masih dalam pengejaran.

Kedua pelaku yang sempat dilumpuhkan dengan timah panas, Gen alias Babi (28) warga Dukuh Godegan, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen; serta oknum perangkat desa, Nga (50) warga Desa Jenalas, Kecamatan Gemolong, Sragen.

Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi kepada wartawan, Sabtu (23/02/2013) mengatakan, komplotan yang meresahkan warga ini setidaknya sudah enam kali beraksi merampas motor para korban. Modusnya para pelaku mengaku sebagai anggota polisi dan kemudian merampas motor dengan alasan disita sebagai barang bukti. "Jadi pelaku memaksa para korban menyerahkan motornya dengan dalih motor tersebut hasil kejahatan dan akan disita," ujarnya.

Terungkapnya komplotan ini berawal saat pelaku beraksi di sekitar Waduk Botok, Desa Mojodoyong, Kecamatan Kedawung, Sragen. Saat itu pelaku mengaku menggelar razia dan kemudian mengambil dua sepeda motor Suzuki Satria milik korban yang sedang nongkrong di waduk. "Jadi korban pasrah menyerahkan sepeda motornya karena takut dengan oknum yang mengaku polisi," jelas kapolres.

Mendapat laporan, polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap dua pelaku. Saat digrebek di rumahnya, dua pelaku berusaha kabur dan polisi terpaksa melumpuhkan dengan timah panas. "Petugas kami terpaksa melepaskan tembakan karena pelaku berusaha kabur," tandasnya. (Sam)


BERITA SEKILAS KRIMINALITAS LAINNYA
Lihat Berita Lainnya »
SUARA RAKYAT
P : Ijin pak?Terimakasih sebelumya.Untuk pendaftaran scaba polri gelombang 2 tahun 2010 untuk polda jambi ada tidak ?Dan kalo tidak ada apakah polda daerah yg lain ada?Apakah semua polda indonesia tidak sama jadwal penerimaannya pak?
J : _maret 20 11