SEKILAS KRIMINALITAS
BUPATI REMBANG M SALIM AKHIRNYA DITAHAN
Senin, 13 Januari 2014

Bupati Rembang M Salim Akhirnya Ditahan

Senin, 13 Januari 2014 | 23:30 WIB

SEMARANG - Bupati Rembang M Salim akhirnya, Senin (13/1) ditahan Polda Jateng terkait dugaan kasus kerupsi  penyertaan modal APBD Kabupaten Rembang 2006-2007 senilai Rp 4,1 miliar. Penahan M Salim, sebagai tersangka sesuai janji Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

Memang, bulan lalu, penyidik Polda Jateng lewat Mabes Polri mengirim surat permohonan kepada Presiden RI untuk menahan Bupati Rembang M Salim. Sesuai ketentuan MA apabila selama sebulan sejak 13 Desember 2013 permohonan itu tidak ada jawaban dari Presiden SBY, maka penyidik berhak untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

Sebelum ditahan Bupati Rembang M Salim menjalani pemeriksaan sekitar lima jam di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, jalan Sukun Banyumanik  Semarang.

Kabid Himas  Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Liliek Darmanto menjelaskan penahanan terhadap Bupati Rembang tersebut wewenang penyidik. "Tersangka M Salim akan  ditahan selama 20 hari untuk selanjutnya diserahkan ke Kejaksaan untuk disidangkan", ungkapnya.

Edi Heryanto, penasihat hukum Bupati M Salim kedatangannya klienya  ke Polda memenuhi panggilan penyidik. "Klien kami pak Salim datang ke Polda memenuhi panggilan penyidik. Dan, pak Salim  sebagai  warga negara yang baik, siap menjalani proses hukum", ucapnya.

Mengingat kondisisi kesehatannya kliennya setelah empat bulan lalu menjani operasi jantung di Singapura berencana akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Sementara itu para kader partai Demokrat Kabupaten Rembang yang mengusung M Salim menjabat bupati Rembang sampai dua periode setelah mendengar M Salim ditahan dikabarkan merapatkan barisan dengan melakukan rapat. Rapat berlangsung di kediaman M Salim di kelurahan Magersari Rembang Kota. Salah satu agendanya melakukan berbagai upaya hukum untuk sang bupati tersebut. Selama ini, diperoleh informasi bahwa M Salim bersama kelurga tidak tinggal di rumah dinas bupati di komplek pendopo, melainkan di rumah sendiri yang sekarang ini digunakan aktivitas rapat kader partai berlambang bintang mercy. (Cry/Ags)

(dikutip dari KRjogja/kki-wied)


BERITA SEKILAS KRIMINALITAS LAINNYA
Lihat Berita Lainnya »