UMUM
KABAR BURUK BAGI BURUH, PEMPROV JABAR SETUJUI PENANGGUHAN UMK 257 PERUSAHAAN
Minggu, 20 Januari 2013

Kabar Buruk Bagi Buruh, Pemprov Jabar Setujui Penangguhan UMK 257 Perusahaan

BANDUNG, (PRLM).-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyetujui 257 perusahaan dari total 289 perusahaan untuk menangguhkan penerapan Upah Minimum Kab/Kota (UMK) 2013.

Sebanyak 26 perusahaan ditolak dan 6 perusahaan lagi mencabut sendiri pengajuannya ke Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) Jabar.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar Hening Widiatmoko di Kota Bandung, Minggu (20/1).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan pun telah mendatangani Surat Keputusan (SK) penangguhan UMK 2013 bernomor 561/kep.56-Bangsos/2013 tentang Ijin Penangguhan UMK 2013 dan SK bernomor 561/kep.57-Bangsos/2013 tentang Penolakan Permohonan Penangguhan UMK 2013 ini pada Jumat (18/1) malam.

Hening mengatakan sekitar 95 % perusahaan memang baru pertama kali mengajukan penangguhan UMK. Pemerintah melihat syarat terpenuhi dan adanya itikad baik perusahaan sehingga penangguhannya diterima.

Masa penangguhan ini pun bervariasi dalam 12 bulan dengan total jumlah pekerja yang ditangguhkan 233.773 orang.

Sementara itu, perusahaan yang ditolak, karena tidak memenuhi persyaratan utama yaitu tidak ada kesepakatan dengan buruh/pekerja.

Rinciannya, perusahaan di Kab.Bogor paling banyak mengajukan penangguhan yaitu, 109 perusahaan (6 ditolak/ 1 cabut), Karawang 40 (39 terima/1 ditolak), Kab. Bekasi 35 (29 terima/5 tolak/1 cabut), Kab. Sukabumi 27 (24 terima/1 tolak/2 cabut), Kota Bekasi 25 (18 terima/7 tolak), Kab. Purwakarta 23 (23 terima), Kota Bogor 11 (8 terima/2 tolak/1 cabut), Kota Bandung 8 (4 terima/3 tolak/1 cabut), Kab. Bandung 5 (4 terima/1 tolak), Kota Depok 5 (5 terima), Kab. Subang 1 (1 terima). (A-199/A-89)***


BERITA UMUM LAINNYA
Sabtu, 1 November 2014
Lihat Berita Lainnya »