UMUM
RATUSAN WARGA DIPAKSA DIPERSENJATAI IKUT TPN/OPM
Kamis, 29 April 2010





Rabu, 28 April 2010 21:23

Ratusan Warga di Puncak Jaya Dipaksa Ikut OPM dan Dipersenjatai

JAYAPURA—Dalam setahun terakhir, Kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka  di bawah pimpinan Goliat Tabuni, yang bermarkas di Tingginambut Puncak Jaya Papua, diperkirakan berhasil merekrut ratusan warga menjadi anggota.
Mereka  kemudian dilatih menggunakan senjata dan berperang gerilya. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya Nesko Wenda kepada Bintang Papua di Jayapura, Rabu (28/4).

“Dari informasi yang kami peroleh, ada sekitar 400 warga dari berbagai Distrik di Puncak Jaya berhasil direkrut menjadi anggota OPM pimpinan Goliat Tabuni. Selanjutnya mereka di didik di markas OPM di Tingginambut,’’ ujarnya.
Warga direkrut dalam kondisi terpaksa, pasalnya, jika tidak mengindahkan keinginan kelompok OPM yang terkenal sadis itu, harta bahkan nyawa mereka bisa melayang. “Sebagian warga dalam kondisi dilema dan tertekan, bila tidak menuruti OPM, mereka terancam baik harta berupa hasil kebun dan ternak maupun nyawa,’’ungkapnya.
Lebih lanjut diutarakannya, warga yang direkrut kemudian dilatih cara berperang  gerilya, serta menggunakan senjata api hasil rampasan dari TNI/Polri. “Sistem gerilya inilah yang menyulitkan aparat dalam menumpas kelompok separatis, sebab sulit membedakan masyarakat biasa dan OPM,’’ tukasnya.
Sebenanrnya, kata Nesko, jika aparat keamanan baik itu TNI maupun Polri bersatu melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis tersebut, warga masyarakat sudah barang tentu memiliki keberanian untuk membatu aparat keamanan. “Warga belum memiliki keberanian untuk ikut mengejar kelompok separatis karena, aparat keamanan terkesan belum juga serius melakukan pengejaran,’’ tukas mantan Ketua KPUD Puncak Jaya itu.
Nesko sangat berharap, aparat keamanan yang ada di Puncak Jaya bersatu dan memiliki komitmen yang sama untuk mengejar dan menangkap kelompok OPM, bila tidak, mereka akan terus melancarkan aksi yang meresahkan warga dan merongrong kedaulatan NKRI. “Jangan sampai OPM terus menerus memaksa warga untuk bergabung dalam kelompoknya, aparat harus segera bertindak menumpas mereka,’’ tandasnya.
OPM pimpinan Goliat Tabuni ada tiga faksi Menurutnya, kelompok OPM pimpinan Goliat Tabuni itu ada 3 faksi, masing-masing faksi Yarius Telenggen, Mbonait Telenggen dan Leka Telenggen. Mereka menggunakan puluhan senjata api jenis AK China, M16 dan SS1. (jir- ngutip : bintang papua )


BERITA UMUM LAINNYA
Lihat Berita Lainnya »
SUARA RAKYAT
P : Ijin pak?Terimakasih sebelumya.Untuk pendaftaran scaba polri gelombang 2 tahun 2010 untuk polda jambi ada tidak ?Dan kalo tidak ada apakah polda daerah yg lain ada?Apakah semua polda indonesia tidak sama jadwal penerimaannya pak?
J : _maret 20 11