UMUM
JUAL BELI " NOMOR CANTIK " DI SAMSAT MAKASSAR TERINDIKASI PUNGLI
Selasa, 5 Juni 2012

Jual Beli 'Plat Cantik' di Samsat Terindikasi Pungli
MAKASSAR, BKM -- Sebagai satu dari lima instansi pelayanan publik yang mendapat pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2010, Samsat Makassar, belum sepenuhnya mampu menghilangkan praktik-praktik pungutan liar. Salah satu praktik pungli yang paling subur adalah jual beli plat kendaraan 'cantik' yang dipatok dengan tarif di luar ketentuan.

Plat cantik adalah nomor polisi kendaraan bermotor yang dikeluarkan sesuai pesanan pemilik kendaraan. Tarifnya dibanderol sesuai jumlah digit plat. Kabarnya, untuk plat satu angka dibanderol hingga Rp 5 juta, sementara untuk dua dan tiga digit yang disesuaikan pesanan, dihargai antara Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Rasyid, warga yang pernah mengurus plat 'cantik' beberapa bulan lalu, menuturkan, ia mengurus lewat jasa perantara. "Saya memang sudah lama mau pasang plat satu angka di mobilku, tapi saya nda tau bagaimana cara urusnya. Lewat perantara teman, akhirnya saya bisa dapat nomor cantik. Saya nda tau caranya gimana, karena saya hanya terima beres. Saya tinggal bayar Rp 5 juta," jelas Rasyid.
Menurutnya, ia juga sempat ditawari plat dua dan tiga digit. "Yang dua digit saya ditawari Rp 3 juta, sedang yang tiga digit Rp 1,5 juta," katanya.
Senada dengan Rasyid, Ima, warga Makassar lainnya mengaku sudah beberapa kali mengurus nomor plat yang satu dan dua digit. Namun, pengurusannya tidak pernah secara langsung ke Kantor Samsat. Ia mengurus lewat perantara calo.
"Mobil saya pakai dua digit, waktu itu saya bayar Rp 2,5 juta. Pernah juga saya ngurus plat mobil teman lewat jasa calo, juga dua digit, tapi tarifnya lebih mahal, Rp 3 juta," paparnya.
Mengurus plat kendaraan dengan nomor-nomor tertentu memang sudah menjadi rahasia umum di Samsat sebagai bisnis cukup menggiurkan. Itulah sebabnya praktik percaloan di instansi ini tidak bisa sepenuhnya dihilangkan.
Persoalan ini pada 2009 lalu juga sempat diangkat menjadi pembahasan di DPRD Sulawesi Selatan. Karena dianggap ada pihak-pihak yang diuntungkan dengan bisnis seperti ini. Bisnis plat cantik dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk mendapatkan keuntungan. Apalagi, saat ini semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan nomor-nomor plat tertentu.
Tapi kemudian persoalan ini tak banyak disikapi DPRD. Pada 2010 lalu, Samsat Makassar menjadi salah satu dari lima instansi pelayanan publik di Makassar yang berada di bawah pengawasan KPK.
Keempat instansi lainnya adalah Kantor Pertanahan Nasional Makassar, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, Dinas Catatan Sipil dan Kantor Perizinan Kota Makassar.
Kelima instansi ini diawasi KPK secara berkala untuk melihat perkembangan pelayanan publik mereka. Di lima instansi ini, KPK pada 2010 telah mengambil beberapa hasil rekaman CCTV yang menunjukkan adanya indikasi pungutan liar yang dilakukan pegawai setempat.
Anggota Komisi C DPRD Sulsel Hois Bachtiar, Senin (4/6) mengatakan, banyaknya keluhan soal dugaan pungutan liar di Samsat Makassar harus menjadi perhatian eksekutif dan legislatif. Menurutnya, respons yang muncul atas adanya istilah plat-plat cantik harus disikapi secara bijak.
Karena itu juga bagian dari keluhan masyarakat.
"Ada realitas yang terjadi di masyarakat. Jadi tentu kalau muncul pertanyaan wajar saja," katanya.
Menurut Hois, bila ada titik-titik atau lokasi tertentu orang dapat melakukan pungli, maka sedini mungkin harus di antisipasi. Soal caranya, Politisi Partai Golkar ini, menggambarkan salah satu cara untuk mengatasinya yakni pihak dispenda atau Samsat dapat memberi penegasan, baik terkait ketentuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat atau soal ketentuan pembiayaan.
Hois mencontohkan bila pengurusan surat yang harusnya dapat dikerjakan dua atau tiga hari, jangan lagi sampai melebihi apa yang ditentukan. Demikian pula bila sudah ada penegasan pengurusan tidak perlu melalui calo, maka pihak Samsat juga tidak boleh menerima berkas dari oknum yang bukan sebagai pemohon.
"Yang perlu juga dilakukan sudah perlu memasang CCTV di sejumlah titik, guna mengetahui adanya praktik pungli di tempat tersebut," ucap koordiantor Banggar DPRD Sulsel ini.
Kepala Urusan STNK Samsat Makassar AKP Masaluddin yang dikonfirmasi soal nomor cantik, secara tegas mengatakan tidak ada istilah nomor cantik yang diketahui. Tetapi yang ada hanya nomor registrasi kendaraan atau nomor polisi.
"Saya tidak kenal yang disebut nomor cantik. Tidak ada itu di sini. Dan yang ada nomor registrasi kendaraan," terang Masaluddin.
Masaluddin juga menjelaskan, tidak ada istilah nomor cantik apalagi soal harga atau tarif.
"Siapa yang bilang ada harga, kepada siapa dibayar. Pengurusan nomor registrasi kendaraan mekanismenya mengacu aturan yang jelas," terangnya.
Masaluddin, menambahkan, polisi memiliki kewenangan dalam pencatatan nomor kendaraan. "Itu dimaksudkan sebagai bentuk identifikasi dan registrasi kendaraan yang ada," katanya.
Untuk kendaraan roda dua mulai dari angka 2000 sampai 6999, untuk kendaraan roda empat plat hitam dimulai dari angka 1 sampai 1499, untuk kendaraan roda empat plat kuning mulai dari angka 1500 sampai 1999, untuk kendaraan beban pickup dimulai dari nomor registrasi 8000 sampai 8999, dan untuk kendaraan roda empat truk dimulai dari angka 9000 sampai 9999.
"Setiap berkas yang masuk akan dicek keberadaan nomor yang disesuaikan dengan ketentuan daftar registrasi kendaraan," katanya.
Masaluddin juga menjelaskan persyaratan penerbitan STNK untuk kendaraan baru mesti sesuai prosedur. Mulai dari formulir permohonan, tanda bukti diri (perorangan, badan hukum, instansi pemerintah, faktur, formulir A dari bea cukai, sertifikat uji, sertivikat VIN, pemeriksaan fisik kendaraan dan beberapa syarat lainnya.
"Penerbitan STNK ini merupakan pendapatan daerah yang diperpanjang 5 tahun. Wajib pajak mesti melalui prosedur, mulai kelengkapan persyaratan berkas lengkap, isi formulir, penelitian persyaratan, pengesahan, korektor, validasi hingga membayar pajak di kasir yang kemudian pengambilan STNK," jelasnya.( ngutip : beritakota makassar )

BERITA UMUM LAINNYA
Lihat Berita Lainnya »